Sebelum Iblis Menjemput Ayat 2

Sebelum Iblis Menjemput Ayat 2

Film Sebelum Iblis Menjemput Ayat 2 bercerita tentang kehidupan Alfie dan Nara setelah lolos teror iblis dua tahun silam. Mereka berdua melanjutkan kehidupannya. Namun, Alfie masih terus dihantui perasaan bersalah di masa lalunya dan membuat penglihatannya jadi enggak wajar. Mimpi buruk Alfie nyatanya baru dimulai. Sosok kegelapan yang begitu haus akan jiwa bangkit untuk menjemput nyawa mereka.

Timo Tjahjanto seakan mau menunjukan kepada penonton Indonesia jika sebuah benang merah dari cerita horor yang telah usai masih bisa dipilih lagi untuk membuat cerita lain. Dan begitulah film Sebelum Iblis Menjemput Ayat 2 dibuat. Penasaran dengan filmnya?

Cerita Baru dari Benang Merah yang Sama

Review film Sebelum Iblis Menjemput 2

Dok. Screenplay Films

Kisah masih berporos pada seorang Alfie (Chelsea Islan) yang dulu punya pengalaman buruk tentang ayahnya yang menyembah iblis. Alfie kini hidup dengan adik tirinya, Nara (Hadijah Shahab), di sebuah rumah susun. Suatu hari gerombolan orang masuk ke rumahnya dan menculik mereka ke suatu tempat. Di sinilah benang merah cerita lama dirajut kembali.

Film ini membuat kita terjebak lagi ke teror dan “keributan” dari film pertama. Timo berhasil membuat penonton bertahan untuk tetap penasaran dengan momen klimaks. Timo pun memberi treatment berbeda yang “makin gila”. Uniknya, ada sedikit plot twist di akhir film yang cukup enggak ketebak sama penonton.

Total dalam Penggarapan

Review film Sebelum Iblis Menjemput 2

Dok. Screenplay Films

Entah sudah jadi gayanya atau memang kebetulan, beberapa film yang digarap Mo Brothers (Kimo Stamboel/Timo Tjahjanto) selalu menyuguhkan adegan sadis yang enggak nanggung. Kita bisa lihat itu di film Sebelum Iblis Menjemput, Killers (2014), atau Ratu Ilmu Hitam (2019). Mereka berdua seakan ciptakan teror dan bikin penonton ngeri dengan adegan yang tragis. Hebatnya, selalu berhasil!

Di film Sebelum Iblis Menjemput Ayat 2, matinya para tokoh itu rata-rata terjadi lewat adegan yang bikin penonton tutup mata. Mulai dari dibenturkan kepala ke lantai, dibantai pakai palu, sampai kulit wajah yang terkelupas. Jadi kalau kalian berencana nonton film ini, sebisa mungkin jangan banyak makan dulu atau siap-siap sering tutup mata.

Sentuhan Baru Horor Indonesia

Review film Sebelum Iblis Menjemput 2

Dok. Screenplay Films

Satu yang juga menarik dari film Sebelum Iblis Menjemput Ayat 2 adalah set lokasinya yang dibuat detail. Rumah tua yang mencekam, ruang bawah tanah, lorong-lorong panti dengan lampu yang temaram, semua ditampilkan horor yang indah dan rapi.

Lalu, ada satu hal sederhana yang rasanya baru ada di film horor Indonesia, yakni iblisnya diberi nama. Iya, di Sebelum Iblis Menjemput Ayat 2 ini kita dikasih tahu bahwa raja iblis ini bernama Moloch. Raja Iblis ini juga yang dulu disembah ayahnya Alfie. Ini mungkin jadi sentuhan baru mengingat di luar negeri kita kenal Valak di semesta Conjuring atau juga Old Woman di semesta Insidious.

Sebagai informasi, Moloch dikenal populer sebagai Dewa Kanaan yang menerima pengorbanan anak dalam Kitab Ibrani. Singkatnya, penggambaran Moloch dengan sosok bertanduk selalu menuntut pengorbanan berlebih.

Merinding Bukan Sajian Utama

Review film Sebelum Iblis Menjemput 2

Dok. Screenplay Films

Bicara soal Insidious, film ini meminjam salah satu adegan dalam film horor Hollywood tersebut saat adegan ketika hantu-hantu duduk mematung di depan televisi sambil tersenyum seram. Di film Sebelum Iblis Menjemput Ayat 2 ini adegan itu muncul ketika dalam kalutnya Alfie mengalahkan iblis dia masuk ke sebuah ruangan dan mendapati ayah dan ibu tirinya tengah duduk mematung sambil tersenyum ke arah televisi. Adegan sederhana, tapi cukup ngeri .

Selain itu, pengambilan gambar dan scoring film ini juga patut diberi dua jempol. Kita bisa merasa kejadian di layar bioskop itu benar depan mata kita secara nyata. Treatment-nya, Timo menunjukkan lewat pergerakan kamera ketika adegan chaos terjadi. Ditambah efek suara yang berhasil membangun bagian-bagian mencekam dalam film Sebelum Iblis Menjemput Ayat 2.

Review film Sebelum Iblis Menjemput 2

Dok. Screenplay Films

Bisa jadi memang film ini enggak mau menghadirkan unsur bikin merinding sebagai sajian utama. Enggak seperti film-film horor lain yang menumpuk jump scare buat bikin penonton menjerit. Film ini mau menunjukkan perlawanan iblis yang superior. Hal itu berhasil bikin penonton ngos-ngosan melihatnya.

Sayangnya, ada beberapa adegan yang sering diulang. Terutama saat kemunculan hantunya. Biasanya saat situasi lagi tegang-tegangnya, si pemeran melihat ke suatu sudut dan ada sosok hantu yang mematung menghadapnya. Setelah itu secara tiba-tiba hantu itu lari menghampirinya. Adegan seperti ini diulang empat sampai lima kali.

Tonton lah Tanpa Ekspektasi Tinggi

Review film Sebelum Iblis Menjemput 2

Dok. Screenplay Films

Film Sebelum Iblis Menjemput Ayat 2 ini masih dibintangi pemain lamanya, Chelsea Islan dan Hadijah Shahab. Keduanya beradu akting dengan bintang-bintang baru seperti, Widika Sidmore, Baskara Mahendra, Shareefa Daanish, Arya Vasco, Lutesha, dan Karina Salim.

Kredit khusus untuk Chelsea Islan yang mungkin dalam dua film Sebelum Iblis Menjemput selalu berhasil keluar dari citra seorang Chelsea Islan yang anggun dan sederhana. Di film ini dia jadi orang yang keras dan berani. Enggak sia-sia dia main “gila” di film ini.

Review film Sebelum Iblis Menjemput 2

Dok. Screenplay Films

Sayangnya, kelanjutan cerita yang diharapkan dari Alfie dan Nara jadi enggak fokus oleh kehadiran para bintang baru. Bukan berarti jelek filmnya, tapi malah pesona dan akting pemeran pendukung lebih dominan dibandingkan dengan Chelsea dan Hadijah.

Secara garis besar, film Sebelum Iblis Menjemput Ayat 2 enggak mengecewakan. Namun jika dibandingkan dari sisi cerita, film pertama lebih compact, sempit, dan fokus. Buat pencinta horor, film ini bisa jadi rekomendasi tontonan akhir pekan. Tonton lah tanpa ekspektasi tinggi.

Oh ya, sebelum film dimulai, ada teaser dari film Perempuan Bergaun Merah yang konon kabarnya bakal jadi satu universe dengan Sebelum Iblis Menjemput Ayat 2. Jadi, makin percaya, ‘kan, dunia perfilman terutama genre horor Indonesia sedang menuju “arah angin” yang benar dan meninggalkan “horor porno”?

Comments

comments

Leave a Reply

Skip to toolbar