Onward

Onward

Film yang digarap oleh Dan Scanlon ini berkisah tentang dua bersaudara yang bertualang bersama untuk mencari sebuah keajaiban yang masih tersisa di dunia. Mereka mencoba untuk mencari sebuah cara agar bisa kembali dengan ayahnya yang udah meninggal dunia. Namun, apakah kedua bersaudara yang berasal dari kaum elf tersebut berhasil untuk menemukan keajaiban yang dicari-cari?

Petualangan di Dunia Fantasi Modern yang Kurang Terasa Spesial

Onward mengambil latar tempat di sebuah dunia fantasi yang udah menjadi satu dengan peradaban modern. Hal tersebut berdampak pada kekuatan sihir yang ada ribuan tahun lalu di dunia tersebut kini udah hampir lenyap karena dianggap enggak praktis. Akan tetapi, nyatanya kemampuan supernatural dibutuhkan oleh dua bersaudara elf bernama Ian dan Barley untuk bertemu lagi dengan ayahnya.

Semua permasalahan yang ada di film ini bermula ketika Ian berulang tahun ke-17 dan mendapat hadiah sebuah tongkat sihir oleh mendiang ayahnya. Dalam bingkisannya tersebut, juga terdapat sebuah mantra yang menyebutkan bahwa mereka bisa menghidupkan kembali sang ayah selama 24 jam.

Namun, Phoenix Stone yang menjadi komponen penting dalam ritual tersebut tiba-tiba hancur dan mengakibatkan wujud sang ayah hanya terbentuk dari bagian pinggang ke bawah aja. Mereka pun kemudian mencoba untuk mencari Phoenix Stone lainnya dengan bermodalkan petunjuk dari sebuah permainan kartu milik Barley.

via GIPHY

Plot di atas tersebut memang agak menarik buat diangkat menjadi sebuah cerita. Sayangnya, jalan cerita tersebut enggak tereksekusi dengan baik dan dibangun agak lambat. Hal ini membuat konsep cerita yang ada dalam Onward enggak terasa spesial alias memorable jika dibandingkan dengan sejumlah film animasi Disney dan Pixar lainnya.

Meskipun begitu, plot dalam film ini terbilang sangat ringan untuk diikuti dan sangat menyenangkan sehingga kita enggak perlu berpikir keras buat ngerti jalan ceritanya. Apalagi, Onward memang ditujukan buat penonton semua umur dan masih bisa dinikmati buat kalian yang pada dasarnya suka dengan film-film garapan Disney dan Pixar.

Perkembangan Karakter Remaja Lugu Menjadi Sosok yang Pede

Film ini berfokus pada dua kakak beradik yang suaranya diisi oleh Chris Pratt serta Tom Holland. Namun, perkembangan karakter yang paling terasa dalam filmnya berada pada sosok Ian Lightfoot (Tom Holland) yang memiliki kepribadian berbeda di akhir filmnya.

Pada awal filmnya, Ian digambarkan sebagai remaja lugu yang bahkan enggak berani buat mengundang teman sekolahnya ke pesta ulang tahunnya. Pesona naif tersebut pun terbilang sukses digambarkan oleh Tom Holland melalui suaranya. Sepanjang petualangan bersama kakaknya berlangsung, Ian pun memiliki perkembangan kepribadian yang cukup bertahap layaknya naik level di sebuah video game, dari yang tadinya lugu menjadi sosok yang percaya diri.

via GIPHY

Sayangnya, konsep perkembangan karakter introvert yang mencoba keluar dari zona nyamanya seperti yang disebutkan di atas udah sering ada pada sejumlah film lainnya. Hal ini lagi-lagi membuat apa yang ada dalam Onward menjadi enggak spesial ketimbang film lainnya.

Akan tetapi, ada poin tambah dari segi pengembangan karakter yang ada dalam filmnya, yakni ikatan persaudaraan antara Ian dan Barley yang sangat terasa erat. Di awal film, Ian digambarkan merasa terganggu dengan Barley yang memiliki karakteristik badung dan juga ceroboh. Namun, seiring mereka menghabiskan waktu bersama, Ian justru menghargai kehadiran Barley yang udah menemaninya sejak kecil.

Ikatan persaudaraan tersebut membuat tema kekeluargaan yang diusung dalam Onward menjadi semakin terasa. Sehingga, emosi yang ada di film ini bakal jauh lebih dapat dirasakan apabila kalian menontonnya bersama keluarga, tertuama kakak atau adik kalian.

Visual Khas Disney-Pixar yang Penuh Warna

Mengingat film ini diproduksi oleh Disney dan Pixar, seharusnya kualitas visual yang ditampilkan dalam film ini udah enggak perlu diragukan lagi. Apalagi, beberapa tahun ke belakang ini kedua studio tersebut telah melahirkan sejumlah film animasi yang penuh warna sekaligus sangat memperhatikan detailnya yang kini diterapkan dalam Onward.

Kalian bakal disuguhkan dengan dunia fantasi yang dipenuhi oleh sejumlah warna yang memanjakan mata sepanjang menonton filmnya. Selain itu, aspek-aspek kecil lainnya juga turut dimasukkan ke dalamnya untuk menambah kesan hidup yang ada pada filmnya. Hal ini tentunya menjadi salah satu poin paling positif yang ada dalam Onward.

Sarat akan Moral, tapi Tetap Menghibur

Unsur humor tentunya bakal selalu hadir dalam film-film animasi Disney, enggak terkecuali Onward. Film ini mampu menghadirkan sejumlah jokes yang tepat momen sehingga menambah kelucuan yang ada pada adegan-adegan tertentu. Hal ini juga berkat kehadiran beberapa karakter sampingan lainnya yang seolah-olah tampil sebagai pelengkap dari film ini.

Namun, Onward enggak cuma menjual hiburan dengan unsur humor aja, melainkan juga dari segi moral. Sepanjang petualangan Ian dan Barley dalam berusaha untuk bertemu kembali dengan mendiang bokapnya, kalian bakal disajikan dengan sejumlah pelajaran hidup dari dua bersaudara tersebut. Salah satunya adalah kita harus menghargai kehadiran orang yang telah menemani kita di saat susah maupun senang.

Comments

comments

Leave a Reply

Skip to toolbar