Neil Peart Jadi Musisi Legendaris Pertama yang Wafat di 2020

JawaPos.com – Dunia musik berduka. Penabuh drum band legendaris Rush, Neil Peart dikabarkan meninggal dunia di usianya yang ke-67. Ia juga menjadi musisi legendaris pertama yang tutup usia di tahun 2020.

Dilansir dari Kerrang!, sebagaimana disampaikan oleh perwakilan keluarga Elliot Mintz, Peart yang merupakan salah satu drummer paling berpengaruh di skena musik cadas menghembuskan napas terakhir pada 7 Januari lalu.

Peart wafat setelah bertarung melawan penyakit glioblastoma alias kanker otak yang menghinggapinya 3 tahun belakangan.

Kabar duka ini lantas membuat para drummer kondang bereaksi. Mereka ramai-ramai menyatakan belasungkawa terhadap Peart lewat media sosial masing-masing.

“Hatiku benar-benar hancur mendengar kabar ini. Peart adalah pahlawanku, dan selalu menjadi inspirasi utamaku dalam 40 tahun karirku di dunia musik,” ujar eks drummer Dream Theater Mike Portnoy.

Penabuh drum Metallica, Lars Ulrich pun tidak ketinggalan. “Terima kasih, Neil. Terima kasih atas inspirasimu untukku dan untuk semua drummer di seluruh dunia,” ujarnya.

Jason Bonham, putra drummer band rock Inggris legendaris Led Zeppelin John Bonham juga ikut menyampaikan dukanya. “Kata-kata tidak akan cukup menggambarkan betapa berjasanya dirimu untuk para drummer. Aku sedih sekali,” ujarnya.

Peart, lahir di Ontario, Kanada pada 12 September 1952, bergabung dengan Rush pada 1975 untuk menggantikan John Rutsey. Bersama Geddy Lee (vokal, bass) dan Alex Lifeson (gitar), Peart berhasil membawa Rush sebagai band progresif rock paling jempolan di dunia.

SUMBER

Comments

comments

Leave a Reply

Skip to toolbar