Proses pembuatan skenario film komedi ternyata tidak selucu lawakannya

Proses pembuatan skenario film komedi ternyata tidak selucu lawakannya

Proses pembuatan skenario film komedi ternyata tidak selucu lawakannya

Rabu, 5 Desember 2018 08:09 WIB

Artis pemeran film Milly dan Mamet, Dennis Adhiswara (kedua kanan), Ardit Erwandha (kiri), Resti Surtika (kedua kiri) dan Muhadkly Acho (kanan) pada sesi foto saat melakukan kunjungan ke Museum Galeri Foto Jurnalistik Antara (GFJA) di Jakarta, Selasa, (4/12/2018). Kunjungan tersebut dalam rangka promosi film Milly dan Mamet yang akan tayang secara serentak di bioskop pada 20 Desember mendatang. (ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto/hp.)

Memang seserius itu bikin bercandaan, Jakarta (ANTARA News) – Menguji tingkat kelucuan, memberikan perspektif baru terhadap lelucon serta mengoreksi diksi pada skenario lawak adalah beberapa tugas dari konsultan komedi dalam sebuah film.
Ternyata, membuat hal yang lucu harus seserius itu.
Dalam film "Milly & Mamet", Muhadkly Acho atau yang akrab disapa Acho bertindak sebagai konsultan komedi.
Tanggung jawab yang diembannya cukup besar, yakni memastikan bahwa komedi yang disampaikan dalam film tersebut dapat dimengerti penonton dan bisa mengundang tawa.
Penggunaan konsultan komedi pada film-film garapan Ernest Prakasa sudah menjadi keharusan. Sebab selaku sutradara, penulis skenario sekaligus pemain, Ernest juga memerlukan pandangan orang lain agar komedi yang disampaikan tidak terkesan garing.
"Memang seserius itu bikin bercandaan," kata Acho kepada Antara dalam media visit film "Milly & Mamet" di Jakarta, Selasa (4/12).
"Orang lihatnya komedi doang ngapain serius, ini hal paling serius yang dilakukan selama ini, bikin penonton bisa tertawa bukan pekerjaan mudah dan bukan pekerjaan satu orang. Kadang penulis skenario ngerasa lucu, pas dicoba ke aktor ternyata enggak kena, harus ganti diksi atau timing tempo supaya pas," katanya.
Menurut komedian tunggal ini, membuat film komedi lebih susah dan rumit dibandingkan dengan drama. Harus ada rumusan serta racikan yang pas agar tidak berlebihan ataupun kurang greget dalam leluconnya.
"Masalah bikin komedi bukan sesimpel bikin drama. Kalau drama, kurang sampai emosionalnya, orang enggak akan marah kayak bilang dramanya kurang. Pas ditanya kalau enggak dapet paling bilang biasa aja. Kalau komedi, komedinya enggaknya enggak lucu, orang bisa kesal atau marah karena lihat scene komedi enggak lucu, bisa "ih garing" makanya harus hati-hati banget," jelas Acho.
Untuk mematangkan skenario, film ini membutuhkan waktu kurang lebih 1,5 bulan. Bahkan, perbaikan terus dilakukan sampai mendapat formula yang tepat agar ketika syuting tidak ada lagi improvisasi.
"Reading, latihan dan dilihat hasilnya, joke yang ini kena di aktor yang mana. Dilihat mana yang kurang, mana dialog yang harus ada perbaikan, diksinya yang lebih komedi dikembangkan terus sampai draft terakhir. Tujuannya ketika syuting enggak ada lagi improve, kalau ada ide dari aktor bisa dikeluarkan saat reading," ujar Acho.
"Milly & Mamet" merupakan film bergenre drama komedi arahan Ernest Prakasa. Film ini adalah spin-off dari "Ada Apa Dengan Cinta" yang menceritakan tentang kehidupan Milly dan Mamet.
Film tersebut dibintangi oleh Dennis Adhiswara, Sissy Priscillia, Julie Estelle, Eva Celia, serta penampilan khusus dari Genk Cinta. "Milly & Mamet" akan tayang di bioskop mulai 20 Desember 2018.
Baca juga: Bedanya Milly-Mamet dengan Cinta-Rangga
Baca juga: Alasan Ernest rilis film saat akhir tahun
Baca juga: "AADC" sangat mungkin dibikin universenya

Oleh Maria Cicilia
Editor: Alviansyah Pasaribu
COPYRIGHT © ANTARA 2018

  • TAGS:
  • Film milly mamet

Berita Terkait

Di balik leluconnya, Ardit ternyata sosok yang tertutup

5 Desember 2018 09:29

Alasan Ernest rilis film saat akhir tahun

27 Agustus 2018 23:46

"Milly & Mamet", film spin off "Ada Apa Dengan Cinta"

22 Maret 2018 18:31

Andre Aciman konfirmasi sekuel "Call Me By Your Name"

5 Desember 2018 09:34

Di balik leluconnya, Ardit ternyata sosok yang tertutup

5 Desember 2018 09:29

Aci Resti siapkan pertunjukan delapan komika perempuan, siapa saja?

5 Desember 2018 09:24

Priyanka Chopra – Nick Jonas rayakan pernikahan di New Delhi

5 Desember 2018 09:18

Komedian Kevin Hart jadi pembawa acara Oscar 2019

5 Desember 2018 09:15

Dennis Adhiswara belajar berkomedi dari para komika

5 Desember 2018 08:11

Proses pembuatan skenario film komedi ternyata tidak selucu lawakannya

5 Desember 2018 08:09

Hari ini, diskusi karier perempuan hingga Global Migration Film Festival

5 Desember 2018 08:02

Bedanya Milly-Mamet dengan Cinta-Rangga

5 Desember 2018 07:37

Komentar

Kirim ×

Login

Username Password Tetap masuk Masuk Belum Daftar? Registrasi Login Dengan FACEBOOK TWITTER GOOGLE Tutup
ANTARA

Comments

comments

Leave a Reply

Skip to toolbar